Sinergi Kementan, UPTD Balintan dan BRMP Gorontalo Wujudkan Swasembada Pangan
Sebuah langkah strategis dalam rangka percepatan pembangunan pertanian di Provinsi Gorontalo dilakukan melalui koordinasi yang berlangsung di Kantor Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Gorontalo, Jumat (17/4/2026). Pertemuan tersebut menjadi wujud sinergi antara UPTD Balintan dan BRMP Gorontalo.
Kepala BRMP Gorontalo, Ardi Praptono, S.P., M.Agr., menegaskan bahwa sinergi ini bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan mendesak untuk mengintegrasikan berbagai program Kementerian Pertanian yang selama ini berjalan secara terpisah. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. BRMP memiliki fokus pada pendampingan penerapan modernisasi pertanian, dan dalam upaya menuju swasembada pangan diperlukan kolaborasi antar lembaga, baik pusat maupun daerah. Pertemuan ini menjadi jembatan untuk menyatukan upaya tersebut melalui pendampingan langsung oleh penyuluh di lapangan,” ujarnya.
Kepala UPTD Balintan Gorontalo, Abdul Wahid, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa koordinasi ini merupakan langkah penting dalam mendukung program strategis Kementerian Pertanian di Provinsi Gorontalo. Terlebih dengan akan dilaksanakannya PENAS XVII di Gorontalo pada 20 Juni 2026, sinergi antar pihak perlu segera diperkuat.
Hasil pertemuan membahas beberapa poin penting, antara lain penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) pada padi sawah, perbanyakan Agens Pengendalian Hayati (APH), serta pelibatan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dalam mengawal tanaman di lokasi Gelar Teknologi PENAS XVII Gorontalo.
Melalui sinergi ini, diharapkan program Kementerian Pertanian di Gorontalo dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi dan kesejahteraan petani.